Kacang Lupa Kulitnya: Minimnya Kepedulian Pemerintah di Tanjungpinang dan Provinsi Kepri Saat Lebaran 2025

- Jurnalis

Senin, 31 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com|Tanjungpinang Lebaran selalu menjadi momen penuh kebersamaan dan kepedulian. Namun, tahun 2025 ini, ada kekecewaan yang dirasakan oleh sebagian masyarakat Tanjungpinang. Pemerintah daerah, yang seharusnya hadir untuk warganya, justru terkesan abai dalam berbagi kebahagiaan.

Setiap tahun, banyak pihak berharap adanya bantuan sosial atau sekadar kepedulian dari pemerintah, khususnya bagi mereka yang kurang mampu. Sayangnya, kali ini harapan itu tidak banyak terwujud. Bantuan yang dinanti tidak merata, dan program berbagi yang seharusnya menjadi agenda rutin malah terasa seperti formalitas belaka.

Masyarakat yang terdampak ekonomi akibat kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran merasakan dampak paling besar. Tanpa ada perhatian dari pemerintah, mereka harus berjuang sendiri untuk sekadar merayakan Idulfitri dengan layak. Ironisnya, di saat yang sama, pejabat dan aparatur pemerintah justru menikmati tunjangan hari raya dan fasilitas mewah tanpa memikirkan rakyat kecil.

Baca Juga :  Ketum DPP Api Nusantara Raya Merasa Di Tipu Oleh Oknum Mekanik Bernama Budiyanto

Fenomena ini mengingatkan kita pada pepatah “kacang lupa kulitnya.” Pemerintah yang dulunya dipilih oleh rakyat kini seperti melupakan tanggung jawabnya. Seharusnya, kehadiran mereka tidak hanya dalam bentuk janji kampanye, tetapi nyata dalam tindakan, terutama di saat rakyat membutuhkan.

Tanjungpinang, sebagai ibu kota Kepulauan Riau, semestinya bisa menjadi contoh dalam memperlihatkan kepedulian sosial yang lebih baik. Bukan sekadar seremonial, melainkan aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Jika tidak, kepercayaan publik akan terus menurun, dan rakyat pun akan semakin skeptis terhadap janji-janji pemimpin mereka.

Baca Juga :  Hebat Nainggolan Merasa Kebal Hukum Kapolres Deliserdang dan Kapolsek Tutup Mata !!, Warga Minta Kapolri Dan Kapolda Menindak Tegas Peredaran Perjudian

Pemerintah masih punya kesempatan untuk menebus kelalaian ini. Dengan langkah konkret, seperti menyalurkan bantuan yang adil, menyediakan layanan sosial yang memadai, serta mendengar aspirasi warga, mereka bisa membuktikan bahwa mereka bukan “kacang yang lupa kulitnya.” Jangan biarkan rakyat kehilangan harapan pada pemimpin yang seharusnya menjadi pelindung mereka.

 

 

 

Berita Terkait

FITNAH di MEDSOS: Akun Facebook Dilaporkan ke Polresta Tanjung Pinang oleh Pemilik Media Online TJN Nasional
Diduga dipicu rasa curiga dan cemburu wanita berinisial Si Aniaya teman sendri
Antisipasi Pungli, Yugo Indra Wicaksi Kalapas Kelas IIA Batam Perbaiki Sistem dan Tingkatkan Pembinaan WBP
Polres Brebes Siapkan Strategi Hadapi Puncak Arus Balik
Kunjungan Idul Fitri di Lapas Cilegon Berakhir dengan Total Pengunjung “Fantastis”
Polsek Lubuk Baja Diduga Belum Tau Ada Aktifitas Gelanggang Perjudian di Sky Villa di Batam: Modus Baru Judi Ilegal Berkedok Permainan Elektronik
Valet Ride Polda Jateng Disambut Baik Masyarakat, 7 Hari Layani 2.036 Pemudik
Kunjungan Tatap Muka Penuh Makna di Lapas Cilegon saat Hari Raya Idulfitri 1446 H
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 02:14 WIB

FITNAH di MEDSOS: Akun Facebook Dilaporkan ke Polresta Tanjung Pinang oleh Pemilik Media Online TJN Nasional

Jumat, 4 April 2025 - 02:14 WIB

Diduga dipicu rasa curiga dan cemburu wanita berinisial Si Aniaya teman sendri

Jumat, 4 April 2025 - 01:47 WIB

Antisipasi Pungli, Yugo Indra Wicaksi Kalapas Kelas IIA Batam Perbaiki Sistem dan Tingkatkan Pembinaan WBP

Kamis, 3 April 2025 - 08:27 WIB

Polres Brebes Siapkan Strategi Hadapi Puncak Arus Balik

Kamis, 3 April 2025 - 07:41 WIB

Kunjungan Idul Fitri di Lapas Cilegon Berakhir dengan Total Pengunjung “Fantastis”

Berita Terbaru